INDOSERA.id – Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya Tangerang, Banten menggelar kuliah umum awal semester 2025/2026, pada 13 Agustus 2025.
Kegiatan akademis ini diselenggarakan bersama Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Provinsi Banten dan Syailendra Capital. Juga, kegiatan ini untuk menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia.
Kuliah Umum awal semester yang dihelat di kampus STABN Sriwijaya ini menghadirkan tiga narasumber. Mereka datang dari beragam latar belakang keilmuan dan pengalaman.
Endang Sulastri, S.Sos., MPP memaparkan materi bertema “Peran Pendidikan Tinggi Keagamaan dalam Pembangunan SDM Nasional Berspektif Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”.
BACA: Integritas Riset Kampus Ternama Indonesia Diragukan
Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi keagamaan dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berwawasan kebangsaan.
Narasumber kedua, Dr. Nurudin, S.Pd.I., M.Si. Ia membawakan tema “Arah dan Kebijakan Pengembangan Lembaga Perguruan Tinggi Keagamaan dalam Menghadapi Tantangan”.
Menurutnya, civitas akademis ini harus bisa memahami arah kebijakan strategis agar kampus mampu menjawab tuntutan era digital dan globalisasi.
Selanjutnya, Victor Teja bicara mengenai “Investasi Beretika: Membangun Masa Depan Finansial Berkelanjutan Berbasis Nilai Keagamaan”.
Ia mendorong generasi muda untuk bijak dalam mengelola keuangan dengan tetap memegang prinsip moral dan keberlanjutan.
Kuliah umum awal semester ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan pegawai STABN Sriwijaya serta kader IPTIBanten.
Komitmen IPTI Banten
Lebih dari sekadar forum akademik, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan, membangun visi SDM unggul, serta merumuskan arah pengembangan perguruan tinggi keagamaan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ketua DPW IPTI Banten Bowo Kristian, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkolaborasi lintas sektor dan lintas agama.
Menurutnya, tantangan masa depan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, rasa toleransi, dan semangat kebangsaan yang tinggi.
IPTI juga mendukung perubahan bentuk STABN Sriwijaya menjadi Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang.
Melalui kegiatan ini, IPTI Banten berharap dapat mendorong lahirnya generasi penerus bangsa yang siap menghadapi persaingan global tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Views: 0
