Riset Kampus Ternama Diragukan

Integritas Riset dari Kampus Ternama Diragukan

INDOSERA.id – Integritas riset dari kampus-kampus ternama di Indonesia kini diragukan. Padahal, kampus-kampus tersebut terbilang punya nama besar.

Ada dua kategori keraguan atas hasil riset kampus-kampus ternama ini. Ada yang sudah masuk kategori zona merah, ada masuk kategori bersiko tinggi.

Daftar kampus ternama yang masuk kategori zona merah adalah:

  1. Binus University – peringkat 11 (Red Flag)
  2. Universitas Airlangga – peringkat 40 (Red Flag)
  3. Universitas Sumatera Utara – peringkat 49 (Red Flag)
  4. Universitas Hasanuddin – peringkat 69 (Red Flag)
  5. Universitas Sebelas Maret – peringkat 86 (Red Flag)

Sementara kampus-kampus yang masuk kategori berisiko tinggi adalah:

  1. Universitas Diponegoro – peringkat 152 (High Risk)
  2. Universitas Brawijaya – peringkat 155 (High Risk)
  3. Universitas Padjadjaran – peringkat 177 (High Risk)
  4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember – peringkat 233 (Watch List)
  5. Universitas Indonesia – peringkat 266 (Watch List)
  6. Institut Teknologi Bandung – peringkat 354 (Watch List)
  7. Institut Pertanian Bogor – peringkat 358 (Watch List)
  8. Universitas Gadjah Mada – peringkat 363 (Watch List)

Data tentang integritas riset dari kampus ternama diragukan tersebut dikeluarkan oleh Research Integrity Risk Index pada Juli lalu.

Lembaga ini dikembangkan Profesor Lokman Meho dari Universitas Amerika di Beirut. Dalam rilisnya, terdapat 1.500 universitas dunia dengan tingkat risiko institusional dalam integritas penelitian.

Tanggapan Menteri

Selasa, 5 Agustus 2025 kemarin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto angkat bicara terkait 13 kampus yang masuk daftar hasil riset diragukan integritasnya ini.

Menurut Brian, pihaknya mendorong adanya perbaikan terhadap penelitian-penelitian yang dilakukan di kampus-kampus.

“Jadi kita mendorong penelitian-penelitian itu terus kita lakukan perbaikan. Kalaupun Masih ada hal-hal yang memang kurang pas, kurang tepat, saya yakin sih, teman-teman, itu bukan suatu kesengajaan,” kata Brian di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Brian berharap penilaian terkait riset seperti yang hadir di Research Integrity Risk Index bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi perguruan tinggi.

Ia mengimbau agar catatan ini menjadi perhatian serius kampus-kampus yang masuk daftar ini bisa memperbaiki hasil risetnya ke depan.

“Jadi, kita juga berharap penilaian-penilaian yang memang dirasa kurang pas, itu kita jadikan evaluasi, feedback untuk perbaikan. Kita akan lakukan itu terus,” ujarnya.

“Tapi jangan sampai kita justru melemah dalam riset, kita terus naikkan kualitas riset kita, tentu dengan perbaikan-perbaikan dari yang kita terima saat ini,” ucap dia.

Views: 0

Spread the love

One thought on “Integritas Riset dari Kampus Ternama Diragukan

Comments are closed.